Indonesia Digital & Content Marketing Report 2017

Indonesia Digital & Content Marketing Report 2017
Click this to share.. Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Para pelaku marketing di Indonesia mengeluarkan rata – rata 31.5 % dari total dana marketing untuk insiatif – inisiatif digital, sementara total pengeluaran rata – rata untuk digital marketing oleh tiap perusahaan mencapai 1.9 Miliar pertahun.

Demikian laporan Riset Indonesia’s Digital and Content marketing Report in 2017 yang di lakukan GetCRAFT, salah satu start up yang menyediakan content marketing network & advertising, terhadap 150 responden selama akhir Desember 2016 hingga awal 2017. Respondenya meliputi level manager marketing ke atas diberbagai Industri di tanah air, termasuk industri kecantikan, fashion, FMCC, e commerce, ritel, pariwisata, perhotelan, perbankan, dan keuangan.

Patrick Searle, Co Founder dan CEO Group dari GetCRAFT mengatakan kurangnya ketersediaan data di digital marketing content di Indonesia merupakan tantangan serius bagi pemangku kepentingan di berbagai industri. Di sisi lain banyak yang masih berjuang untuk bersaing dengan laju kemajuan teknologi sehingga ketersediaan data ini harus di tangani.

Dengan melakukan survey pasar untuk mengumpulkan data secara langsung dan organik dari pelaku pasar – menganalisis dan membuat publik memahami melalui laporan riset, kami berharap semakin menutup kesenjangan pengetahuan dan memungkinkan transfer keahlian yang lebih baik di antara pelaku industri. ” ujarnya dalam rilis yang di terima MIX.

Temuan lain dalam riset, yakni isu utama yang di hadapi pelaku marketing adalah keterbatasan dana dan kesenjangan keterampilan / tenaga kerja. Opurtunitas yang paling menjanjikan di bidang marketing adalah seputar customer experience dan content marketing kemudian tujuan utama content marketing di Indonesia adalah untuk meningkatkan brand awareness dan interaksi dengan audiens. Sayangnya 55% pelaku marketing di Indonesia belum paham bagaimana digital marketing membantu bisnis perusahaan mereka.

Hasil riset mengungkapkan bahwa media sosial adalah kanal marketing yang paling efektif, dan perusahaan B2B (business to business) akan memprioritaskan content marketing pada 2017 ini Perusahaan B2B cenderung melakukan konten secara in house, sedangkan perusahaan B2C ( business to customer ) Cenderung di dukung oleh agensi. Sementara untuk format content marketing. tipe content marketing yang paling efektif adalah artikel tertulis dan video

Simak di sini :

Data-1Data-2 Data-3 Data-4 Data-5

Sumber : Mix Merketing & GetCRAFT

Kontraktor Pameran

ARE YOU LIKE OUR ARTICEL ?

DON'T MISS OUR UPDATE AND JOINT OUR MAILING LIST

THE MOST RECOMENDED STAND BUILDER USING IN INDONESIA

Thanks for your subscription! Don't forget to check your inbox and click on the confirmation link!

 
error: